• Rabu, 5 Oktober 2022

Sasakala Desa Pasirmalati Kecamatan Dawuan Majalengka

- Senin, 27 Juni 2022 | 14:26 WIB
Ulang Tahun Karang Taruna Desa Pasir Malati (FB/@Ade Nasihin)
Ulang Tahun Karang Taruna Desa Pasir Malati (FB/@Ade Nasihin)

ABCHANNEL.ID- Pasirmalati sebuah desa yang masuk ke wilayah kecamatan Dawuan kabupaten Majalengka. Senin, 27 Juni 2022.

Desa Pasirmalati dahulunya merupakan bagian dari Desa Balida, yang kemudian memekarkan diri pada tanggal 9 Juni 1982.

Dilansir dari Blog @nuurangpasirmalati berikut ini Sasakala desa tersebut, Pada abad ke-18 masehi akibat terjadinya pengejaran pemerintahaan Belanda terhadap kerajaan Mataram, maka Prabu Mayageni beserta istrinya dari kerajaan Matraram melarikan diri menuju ke sebelah barat dan singgah di suatu tempat yaitu di tengah hutan yang sampai sekarang tempat itu diberinama Cijurey (asal kata pelarian).

Baca Juga: 7 Daya Tarik Pantai Balekambang, Destinasi Wisata Pantai di Malang dengan Ragam Pesona Alam Memukau

Prabu Mayageni dan Prameswari lalu melanjutkan perjalanannya menuju ke sebelah utara, yang kebetulan waktu itu sang Prameswari sedang hamiil tua, maka di daerah itulah sang istri melahirkan seorang bayi laki-laki dan sampai saat ini tempat tersebut diberi nama Borojol (desa Sukaratu, kabupaten Sumedang).

Selanjutnya pada waktu itu, sang Raja beserta istrinya kedatangan patihnya yang bernama Yudhipati, dan kebetulan sama-sama melarikan diri dari kerajaan Mataram.

Baca Juga: Mengenal Sosok Buyut Santri Konon Keturunan Mataram yang Membangun Sebuah Desa di Majalengka

Maka pada waktu itulah Raja memberikan tugas kepada Patihnya untuk membawa dan membersihkan bali anak laki-lakinya itu, ke tempat atau wilayah untuk membersihkan bali tersebut diberi nama (Pangumbahan), yaitu desa Pakubeureum kecamatan Kertajati kabupaten Majalengka.

Setelah itu, dikarenakan persembunyiannya tercium oleh pemerintahan Belanda, maka Raja beserta istri dan patihnya melanjutkan perjalanannya dan singgah di suatu tempat, di hutan belantara tetapi tempat tersebut sangat disukai oleh Raja dan istrinya beserta patih yang membawa bali anak laki-lakinya, sampai sekarang tempat yang disukai tersebut diberi nama desa Sukawana, kecamatan Kertajati, kabupaten Majalengka.

Halaman:

Editor: Abdullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X