• Jumat, 22 September 2023

Dampak Erupsi Gunung Semeru 1979 Warga Mengungsi

- Minggu, 4 Desember 2022 | 18:20 WIB
Evakuasi Pengungsi Erupsi Gunung Semeru (Akun Instagram Resmi @bnpb_indonesia )
Evakuasi Pengungsi Erupsi Gunung Semeru (Akun Instagram Resmi @bnpb_indonesia )

ABCHANNEL.ID- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ribuan jiwa telah diungsikan akibat erupsi Gunung Semeru yang disertai awan panas guguran (APG) pada Minggu (4/12/2022).

Hal ini juga dilakukan seiring adanya peningatan status pada Gunung Semeru dari level III (siaga) menjadi level IV (awas) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Awalnya Gunung Semeru erupsi pada dini hari tadi, Minggu 4 Desember 2022 pukul 02.46 WIB waktu setempat.

Para warga yang khususnya tinggal dan bermukim di sekitar Gunung Semeru diminta untuk segera menjauh dan mengevakuasi diri mereka beserta keluarga karena adanya awan panas guguran (APG) yang terus turun ke kaki gunung.

Baca Juga: Gunung Semeru Masih Terus Munyemburkan Abu Vullanik, Ratusan Warga di Evakuasi

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan membenarkan bahwa adanya hujan abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Semeru tersebut.

"Abu saja yang masuk ke wilayah Malang, sama seperti tahun-tahun yang lalu. Sementara dari laporan petugas tidak ada kerusakan untuk di wilayah Kabupaten Malang," ungkapnya, Minggu (4/12/2022).

Sementara itu, Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatar bahwa ada 10 titik pengungsian yang tersedia untuk menampung para warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru tersebut.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Keluarkan Semburan Abu Vulkanik

Adapun 10 titik tersebut meliputi; 266 jiwa di SDN 4 Supiturang, 217 jiwa di Balai Desa Oro-oro Ombo, 119 jiwa di SDN 2 Sumberurip, 228 jiwa di Balai Desa Sumberurip, 131 jiwa di Balai Desa Penanggal, 52 jiwa di Pos Gunung Sawur, 216 jiwa di Balai Desa Pasirian, 150 jiwa di Lapangan Candipuro, 600 jiwa di Kantor Kecamatan Candipuro dan sisanya di SMP N 2 Pronojiwo.

"Wilayah yang terdampak APG Gunungapi Semeru meliputi Desa Capiturang dan Sumberurip di Kecamatan Pronojiwo, Desa Sumbersari di Kecamatan Rowokangkung, Desa Penanggal dan Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro dan Desa Pasirian di Desa Pasirian," ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, yakni Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (4/12/2022).

Abdul juga menyebutkan bahwa hingga berita ini ini disampaikan, masih belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa.

Baca Juga: Viral ! Gagal Nikah Gara-gara Meminta Mahar Sertifikat Rumah, ini Tanggapan Gus Miftah Menurut Agama Islam  

"Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lumajang, Basarnas, TNI, Polri, relawan dan lintas instansi terkait terus melakukan upaya penyelamatan, pencarian dan evakuasi," sambung Abdul.

Halaman:

Editor: Abdullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X